Di awali dengan
ketidaksengajaan, dilanjutkan dengan perkenalan.
Kemudian kita berjalan
dengan keharmonisan.
Tak disangka kita dihadapkan
dengan konflik dan masalah,
yang pada akhirnya
pertikaian menjadi suatu rutinitas.
Semua diakhiri dan berujung
dengan perpisahan.
Kini yang tertinggal hanya
luka yang menimbulkan rasa benci dan dendam.
Mampukah kita mengulang
waktu?
Bawa aku kembali. . .
kembali ke masa perkenalan,
kembali ke masa
keharmonisan,
kembali ke masa di mana
konflik dan masalah.
Untuk apa?
Untuk mencari solusi agar
tidak terjadi perpisahan yang meninggalkan luka, benci, dan dendam.
Solusi untuk kembali ke
dalam keharmonisan.
(Kutipan dari Pevita Pearce – Our
Notebook)
