Selasa, 17 November 2015

Ketidaksengajaan




Di awali dengan ketidaksengajaan, dilanjutkan dengan perkenalan.
Kemudian kita berjalan dengan keharmonisan.
Tak disangka kita dihadapkan dengan konflik dan masalah,
yang pada akhirnya pertikaian menjadi suatu rutinitas.
Semua diakhiri dan berujung dengan perpisahan.
Kini yang tertinggal hanya luka yang menimbulkan rasa benci dan dendam.
Mampukah kita mengulang waktu?
Bawa aku kembali. . .
kembali ke masa perkenalan,
kembali ke masa keharmonisan,
kembali ke masa di mana konflik dan masalah.
Untuk apa?
Untuk mencari solusi agar tidak terjadi perpisahan yang meninggalkan luka, benci, dan dendam.
Solusi untuk kembali ke dalam keharmonisan.

(Kutipan  dari  Pevita Pearce – Our Notebook)

Bait Puisi



Luka dalam Asa

Rona senja mulai menjingga
Hadirmu membawa cinta
Rinai hujan jatuh melara
Pergimu membawa luka

Engkau mengagumi banyak wanita
Tapi cintailah aku saja
Hatimu ‘kan kujaga
Hingga tutup usia

Kembalilah candu asmara
Aku ingin kau cintai selamanya